Gurihnya Kue Lepet, Jajanan Jadul di Pemalang yang Sarat Makna dan Filosofi

Aryanto
Lepet, jajanan jadul di Pemalang yang sarat makna dan filosofi. (Aryantoni)

"Itulah kira-kira makna dan filosofi yang tersirat pada kue Lepet yang diikat kedua ujung dan tengahnya, seperti pocong," kata Mbah Mar (80), Senin (3/7).

Jajanan jadul yang gurih ini mudah dijumpai di pasar-pasar tardisional di Pemalang. Harganya pun relatif merakyat, Rp1000 per biji. 

Bahkan, setiap pagi banyak dijajakan di pinggiran jalan desa-desa di kota mungil ini. Masyarakat biasa membeli untuk sarapan atau sekedar cemilan ngopi pagi.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
20 hari lalu

Tak Ditahan, 2 Bocah SD Pelaku Perundungan Maut di Pemalang Dihukum Rehabilitasi

21 hari lalu

Nenek 60 Tahun di Pemalang Tercebur Sumur 12 Meter, Tewas saat Dievakuasi

22 hari lalu

Kronologi 2 Pekerja Bangunan Tewas Tertimbun Longsoran Tebing 4 Meter di Pemalang

22 hari lalu

Tebing Galian Fondasi Longsor di Pemalang, 2 Pekerja Bangunan Tewas Tertimbun

23 hari lalu

Fakta Baru Kematian Bocah SD 7 Tahun di Pemalang, 2 Kakak Kelas Diduga Terlibat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal