Gurihnya Kue Lepet, Jajanan Jadul di Pemalang yang Sarat Makna dan Filosofi

Aryanto
Lepet, jajanan jadul di Pemalang yang sarat makna dan filosofi. (Aryantoni)

"Itulah kira-kira makna dan filosofi yang tersirat pada kue Lepet yang diikat kedua ujung dan tengahnya, seperti pocong," kata Mbah Mar (80), Senin (3/7).

Jajanan jadul yang gurih ini mudah dijumpai di pasar-pasar tardisional di Pemalang. Harganya pun relatif merakyat, Rp1000 per biji. 

Bahkan, setiap pagi banyak dijajakan di pinggiran jalan desa-desa di kota mungil ini. Masyarakat biasa membeli untuk sarapan atau sekedar cemilan ngopi pagi.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
14 hari lalu

Pasar Belik Hangus Terbakar, Pemkab Pemalang Siapkan Pasar Darurat

1 bulan lalu

Siswa SMP Meninggal Diduga Korban Bullying saat MPLS di Pemalang, Keluarga Minta Keadilan

1 bulan lalu

Tragis! Siswa SMPN 4 Randudongkal Pemalang Meninggal, Diduga Korban Bullying saat MOS

2 bulan lalu

Viral 2 Pria Digerebek Warga di Comal Pemalang, Diduga Pasangan Sesama Jenis

3 bulan lalu

Haru dan Bahagia, Menag Nasaruddin Umar Hadiri Nikah Massal Gratis di Pemalang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal