Guru Madrasah di Jepara Ditembak 2 Kali usai Cekcok dengan Pengemudi Camry

Alip Sutarto
EHS (42) guru Madrasah Diniyah warga Desa Buaran, Jepara yang menjadi korban penembakan pengemudi mobil Camry. (Foto: iNews/Alip Sutarto)

Kronologi penembakan berawal saat korban dan pelaku nyaris bertertabrakan dari arah berlawanan. Korban ketika itu mengendarai motor dan pelaku mengemudikan mobil Camry berpelat nomor K 41 AH warna hitam.

"Korban dan pelaku sama-sama berhenti dan sempat salah paham. Pelaku tidak terimah, sedang korban memilih menghindar," ujarnya.

Rupanya pelaku mengejar korban dan memepetnya di jalan sepi. Di situlah terjadi penembakan.

"Di jalan sepi pelaku memepet motor korban lalu membuka pintu dan memaki-maki. Pelaku juga mengeluarkan senjata dan menembak dua kali," katanya.

Tidak hanya menembak, pelaku juga melampiaskan amarahnya dengan membakar motor korban yang sedang diperbaiki di bengkel. Hasil pemeriksaan polisi, pelaku menembak korban dengan menggunakan senjata jenis pistol airgun tak berizin yang dibeli secara online sejak 2 tahun lalu.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan MMR sebagai tersangka. Dia dijerat pasal berlapis yakni Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang penggunaan senjata api secara ilegal dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kesaksian Korban Penembakan Bentrokan di Bangkalan, Diserang Rombongan Pelaku 10 Mobil

2 hari lalu

Olah TKP Bentrokan di Bangkalan, Polisi Temukan Sejumlah Selongsong Peluru dan Sajam

2 hari lalu

Kronologi Bentrokan di Bangkalan, Berawal Teguran Parkir Mobil hingga Berujung Penembakan

2 hari lalu

Bentrokan di Bangkalan Berujung Penembakan, 1 Orang Terluka 2 Mobil Rusak

8 hari lalu

Polisi Ungkap Fakta di Balik Heboh Teror Penembakan Kaca Rumah Wakil Bupati Deli Serdang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal