Gus Yasin Minta Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jadi Perhatian

Ahmad Antoni
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (tengah) berbincang dengan Pimpinan Ponpes API Syubbanul Wathon Tegalrejo Gus Yusuf. (IST)

"Kita harus semakin belajar disana, walaupun sebenarnya di dalam pesantren sudah ada itu semua, akan tetapi penekanannya yang harus dilakukan," ujarnya.

Dia mengatakan, pada proses penerimaan santri, perlu pula ada keterbukaan antara orang tua kepada pihak pondok pesantren. Apabila anak yang akan dititipkan di pondok pesantren memiliki catatan khusus, wajib disampaikan. Orang tua tidak perlu khawatir anaknya akan ditolak belajar di pondok pesantren yang dipilih.

"Kalau di pondok pesantren In syaa Allah  diterima semua. Akan tetapi kalau orang tua sendiri menyampaikan kepada pengasuh atau pengurus pondok pesantren, akan bisa ditangani sedini mungkin. Itu yang perlu kerja sama antara wali santri dan pondok pesantren," ujarnya.

Putra ulama kharismatik Alm KH Maimoen Zubair itu juga menyampaikan apresiasi kepada pengasuh Ponpes API Syubbanul Wathon Tegalrejo yang sudah melakukan upaya pencegahan kekerasan. 

Setiap ustaz diberikan tanggung jawab menghandle kamar santri untuk memantau aktivitas mereka. Para santri juga diajarkan kitab berisi akhlak, untuk meminimalisir terjadinya kekerasan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran, Eks Kapolres Sukoharjo Diperiksa Propam

5 hari lalu

AKBP Andhika Dharma Dicopot dari Jabatan Kapolres Sukoharjo, Ini Sosok Penggantinya

5 hari lalu

Kapolda Jateng-Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Buntut Penggerebekan Ponpes

6 hari lalu

Profil AKBP Andhika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot usai Gerebek Ponpes

6 hari lalu

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal