Harga Jual Bawang Merah Petik Fluktuatif, Petani Demak Rugi Besar

Sukmawijaya
Bawang merah petik hasil panen petani di Kabupaten Demak. Foto: iNews/Sukmawijaya.

Anjloknya harga bawang diduga sebagai dampak adanya panen raya dari darah lain. Seperti kawasan Majalengka (Jawa Barat), Kabupaten Nganjuk (Jawa Timur) dan panen raya dari kawasan Jogjakarta.

Anjloknya harga bawang ditengarai juga akibat penambahan luasan tanam di Demak. Semula sentra bawang hanya didominasi di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, dan Desa kuwu, Kecamatan Dempet. Namun sekarang, area tanam bawang merah di Demak bertambah menjadi sekitar 15 desa. 

Meskipun petani juga memberlakukan sistem tanam di luar musim atau tanam berjangka, namun fluktuasi harga bawang masih tetap merugikan petani. Sedangkan untuk menunda penjualan, berisiko dengan kualitas bawang. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
6 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

7 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

10 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

17 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Sri Lestari Korban Pembunuhan Sadis di Demak

18 hari lalu

Kasus Mayat Perempuan Dibakar di Demak, Keluarga Minta Pembunuhnya Dihukum Berat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal