Dia juga menjelaskan jika sudah ada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas yang datang mengecek lokasi jembatan untuk memastikan kondisi jembatan,,
Tak hanya merusak jembatan dengan panjang kurang lebih 20 meter dan lebar 2 meter, banjir bandang juga merusak lahan pertanian milik warga di sepanjang Sungai Prukut Kecamatan Cilongok Banyumas. Sejumlah tanaman seperti pohon kelapa jagung serta pohon lainnya milik warga hanyut terbawa banjir bandang.
Warga menduga, banjir bandang yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah hulu sungai di Banyumas akibat penebangan hutan yang dilakukan untuk pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di Lereng Gunung Slamet. Hingga kini pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas masih mendata kerusakan akibat banjir bandang ini.