Hoaks Video Satu Keluarga Bunuh Diri di Kebumen, Begini Fakta Sebenarnya

Tim iNews.id
Ilustrasi kasus hoaks sekeluarga di Kebumen tewas gantung diri. (Foti: ist)

KEBUMEN, iNews.id – Masyarakat Kabupaten Kebumen mendadak digegerkan dengan beredarnya sebuah video tragis yang memperlihatkan seorang ibu dan dua orang anak tewas gantung diri

Narasi dalam video tersebut mengeklaim bahwa peristiwa itu terjadi di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, akibat himpitan ekonomi.

Namun, Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa video dan narasi yang beredar luas tersebut adalah Hoaks

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kebumen, Wahyu Siswanti, menegaskan bahwa video yang menyebar di media sosial dan grup WhatsApp tersebut bukan merupakan rekaman dari peristiwa di Buayan.

"Banyak video beredar tapi bukan video yang sesungguhnya. Mohon masyarakat agar cerdas dan hati-hati dalam menerima informasi. Cek dulu kebenarannya atau konfirmasi ke Pemkab dan aparat sebagai sumber tepercaya," ujar Wahyu dalam keterangan resminya, Minggu (11/1/2026).

Wahyu meluruskan bahwa memang benar terjadi peristiwa memilukan di Kecamatan Buayan, namun terdapat perbedaan signifikan antara fakta di lapangan dengan narasi hoaks yang beredar.

Nrasi hoaks menyebutkan tiga orang (ibu dan dua anak), sedangkan fakta aslinya korban berjumlah dua orang.

Identitas korban yakni, seorang ibu berinisial AA (35) dan satu anak laki-lakinya yang baru berusia 4 tahun.

Motif Bukan Semata Masalah Ekonomi

Selain jumlah korban, informasi hoaks juga menyebutkan faktor kemiskinan sebagai pemicu utama. Namun, berdasarkan penelusuran lapangan, ditemukan indikasi adanya permasalahan internal keluarga.

"Korban meninggal bukan karena semata keterbatasan ekonomi. Ada unsur korban mengalami depresi akibat kelakuan suaminya dengan perempuan lain," ungkap Wahyu menjelaskan hasil penelusuran tim di lapangan.

Menyikapi tragedi ini, Bupati Kebumen telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan. Langkah-langkah yang diambil Pemkab meliputi menberikan penguatan bagi anggota keluarga yang tersisa.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

HOAKS! Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Nyaris Tewas Terkena Ledakan di Tol Japek adalah Berita Bohong

57 tahun lalu

Waspada Hoaks Cuaca Jelang Nataru, Anyer-Cinangka Siap Sambut Wisatawan

57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal