Ini Cara Jitu Cegah Perundungan, Hukuman Fisik hingga Sikap Intoleran di Lingkungan Sekolah

Eka Setiawan
Yayasan Setara bekerja sama dengan UNICEF dan Kemendikbudristek menggelar talkshow daring bertajuk Disiplin Positif untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dalam Kebijakan merdeka Belajar. (Eka Setiawan)

Selain para siswa, kegiatan itu juga melibatkan guru khususnya wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru bimbingan konseling (BK) hingga pengawas satuan pendidikan.

Pada paparannya, Bintang juga menyebut selain hukuman fisik, hukuman non-fisik yang didapat para siswa berupa meremehkan, menghina atau mengancam juga bisa berpengaruh.

“Kesalahan anak harus dilihat sebagai bagian dari proses belajar, anak mesti diajari menaaati peraturan atas kesadaran dan tanggung jawab, sebagai konsekuensi logis,” sambungnya.  

Direktur SMA Kemendikbudristek Winner Jihad Akbar mengemukakan program disiplin positif ini bisa diterapkan di semua jenjang sekolah. “Mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA dan sederajatnya,” kata dia pada kegiatan itu.

Dia mengatakan usia SMP dan SMA menjadi fase paling rawan terjadi berbagai pelanggaran dilakukan siswa, ini berkaitan dengan perkembangan hormonal mereka.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Dokter PPDS Meninggal di RSUP Kariadi, Undip Buka Suara soal Isu Perundungan

1 hari lalu

Kabar Duka! Dokter PPDS Undip Meninggal Dunia, Dikaitkan Dugaan Bullying

22 hari lalu

Sakit Hati Sering Difoto Jadi Bahan Olokan Rekan Kerja, Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor

29 hari lalu

Viral Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS di Medsos, KDM Desak Sanksi Tegas

31 hari lalu

Siswa SMP Meninggal Diduga Korban Bullying saat MPLS di Pemalang, Keluarga Minta Keadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal