Ini Jenis Perundungan dan Kekerasan Seksual yang Dialami Pendidik di Lingkungan Sekolah

Ahmad Antoni
Sejumlah narasumber dalam talkshow daring bertajuk Disiplin Positif untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dalam Kebijakan merdeka Belajar, Senin (16/10). (IST)

SEMARANG, iNews.id – Kasus perundungan dan kekerasan seksual di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius sejumlah kalangan. Salah satunya peneliti akademisi Unika Soegijapranata Semarang, Rika Saraswati.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Yayasan Setara, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan dukungan UNICEF Indonesia pada kurun waktu Januari-September 2023 disebutkan pendidik jenjang SMP melihat dan mengalami perundungan, ada tahap endline terdapat 128 pendidik (55.4 persen) yang menjawab bahwa mereka tidak pernah melihat perundungan dan sebanyak 103 pendidik (44.6 persen) pernah melihat perundungan. 

“Data ini menunjukkan bahwa perundungan sering terjadi di sekolah karena hampir separuh dari pendidik pernah melihat perundungan,” kata Rika talkshow daring bertajuk Disiplin Positif untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dalam Kebijakan merdeka Belajar, Senin (16/10).

Dia menyebutkan, jumlah pendidik yang tidak melihat perundungan dapat ditinjau dari dua hal, yaitu: perundungan memang tidak terjadi dan tidak dilihat oleh pendidik, atau perundungan terjadi tetapi tidak dianggap sebagai perundungan oleh pendidik. 

“Hal ini terjadi karena perundungan sering dianggap sebagai hal yang biasa, lelucon, dan dianggap sebagai cara untuk menguatkan mental seseorang, atau bahkan untuk mempererat hubungan pertemanan. Semua ini sebenarnya merupakan mitos yang diyakini karena dalam kenyataannya tidak benar,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 jam lalu

WNA Inggris Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Karyawan Hostel di Kuta Mandalika

3 jam lalu

Mas Bechi Anak Kiai Jombang Pemerkosa Santriwati Bebas Bersyarat, Ini Kata Bapas Malang

5 hari lalu

Pejabat Dishub Sukabumi Ditahan, Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual 3 Siswi SMK Magang

16 hari lalu

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya Dokter PPDS Undip Semarang, Ini Hasilnya

16 hari lalu

Guru Honorer di Sumba Barat NTT Diduga Cabuli 13 Murid SD Laki-Laki dan Perempuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal