Kapolresta Solo Bubarkan 500-an Pendemo Habib Rizieq, Orator Dipaksa Turun Panggung

Bramantyo
Para pendemo menolak kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ke Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), dibubarkan langsung oleh Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Sabtu (21/11/2020). (Foto: Okezone/Bramantyo)

SOLO, iNews.id - Aparat kepolisian membubarkan paksa massa aksi yang menolak kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ke Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Pembubaran dilakukan karena massa Aliansi Warga Kota Solo yang diperkirakan 550 orang tersebut dinilai berpotensi melanggar protokol kesehatan.

Dari pantauan di lapangan, pembubaran paksa itu dipimpin langsung Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. Mengawali pembubaran, mobil dalmas milik Polresta Solo merapat ke lokasi aksi.

Melalui pengeras suara, polisi meminta agar aksi tak lagi dilanjutkan karena berpotensi melanggar protokol kesehatan. Tak hanya itu, aksi tersebut juga mengantongi izin dari pihak Kepolisian.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak meminta para pendemo yang menolak kedatangan Imam Besar FPI ke Kota Solo, Jateng, membubarkan diri, Sabtu (21/11/2020). (Foto: Okezone/Bramantyo)

Selang beberapa menit kemudian, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak tiba di lokasi aksi. Dengan dikawal beberapa personel, orang nomor satu di jajaran Polresta Solo ini langsung merengsek masuk ke dalam aksi.

Ade kemudian memaksa orator turun dari panggung. Dengan tegas, Kapolres meminta agar koordinator aksi Kusumo Putro untuk membubarkan massanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
18 hari lalu

Demo Desak Dugaan Penganiayaan Aktivis di Asahan, Mahasiswa dan Ormas Nyaris Bentrok

20 hari lalu

Mahasiswa Unsoed Demo Gedung Rektorat, Desak Evaluasi Total usai OTT KPK

20 hari lalu

Demo di Depan Kantor Bupati Gowa Ricuh, Massa Terobos Gerbang

31 hari lalu

Demo Kelompok Tani di Kisaran Ricuh, Sejumlah Orang Terluka dan Mobil Rusak

1 bulan lalu

Demo Buruh di DPRD Sumut, Tuntut Perubahan Kebijakan Ketenagakerjaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal