Kasus Asusila Meningkat Selama Pandemi, Perlindungan Anak Harus Ditingkatkan

Ahmad Antoni
Ngobrol Santai "Kidung Harapan Menembus Batas", catatan akhir tahun program kemanusiaan respons Covid-19 bidang perlindungan anak. (Istimewa)

SEMARANG, iNews.id – Perlindungan dan perhatian terhadap anak harus lebih ditingkatkan. Pasalnya, kasus tindak asusila dan kekerasan terhadap anak meningkat selama masa pandemi Covid-19.

Di sisi lain, Unicef dengan mitra Yayasan Setara, Lembaga Perlindungan Anak Klaten, Sahabat Kapas Solo, dan Sahabat Difabel telah berupaya meningkatkan keterampilamn dan kreativitas anak-anak serta meningkatkan pendampingan dan perlindungan terhadap anak-anak dari perundungan dan kekerasan.

Dari hasil Ngobrol Santai "Kidung Harapan Menembus Batas", catatan akhir tahun program kemanusiaan respons Covid-19 bidang perlindungan anak yang digelar oleh Yayasan Setara di Semarang yang merupakan mitra dari Unicef, muncul temuan dari beberapa kasus yang membutuhkan penanganan khusus agar anak terlindungi.

Rizky Rahayu Setyawan, seorang pembimbing Kemasyarakatan BAPAS Cilacap mengatakan, jumlah Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH -anak yang melakukan tindak kriminal) meningkat 10 persen dibandingkan sebelum terjadi pandemi.

"Anak bosan berada di rumah. Mereka kemudian berkumpul dengan teman-temannya. Ada yang terjerumus melakukan pencurian karena disuruh oleh orang yang lebih dewasa dengan iming-iming imbalan tertentu. Namun mayoritas mereka melakukan tindak asusila. Oleh karena itu agar anak tidak bosan di rumah karena belajar daring, itu adalah kewajiban orang tua agar tidak terjerumus pergaulan negatif," kata Rizky, Kamis (31/12/2020).

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kiai Nusantara Berkumpul di Kediri, Tegaskan Pesantren Benteng Perlindungan Anak

57 tahun lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

57 tahun lalu

Kronologi Siswi SD Ditemukan Tewas dalam Rumah di Sragen, Motor Keluarga Ikut Hilang

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal