Kejari Semarang Bidik Tersangka Lain Kasus Suap di Kantor BPN

Koran SINDO
Kepala Kejari Semarang Dwi Samudji menunjukkan barang bukti berupa uang ratusan juta rupiah yang disita dari rumah tersangka suap di BPN Semarang. (Foto: KORAN SINDO)

Pada setiap amplop tertulis nama masing-masing orang yang memberikan amplop. Namun, pihak kejari enggan untuk menyebutkan siapa saja nama yang ada di amplop berisi uang tersebut, dengan alasan belum bisa memastikan apakah uang tersebut suap atau pemerasan.

Dwi menambahkan, akan memanggil orang-orang yang namanya tertulis di amplop tersebut untuk dimintai keterangan. Jika memang, terlibat maka tidak menutup kemungkinan orang yang memberikan amplop akan ditetapkan menjadi tersangka. "Untuk sementara akan kita panggil beberapa nama dulu untuk pendalaman," ucapnya.

Selain memanggil nama-nama yang tertulis dalam amplop, Kejari juga akan memanggil sejumlah saksi lain untuk diminta keterangan. Rencananya mulai Kamis (8/3), akan dimulai pemeriksaan saksi."Tadi kita sudah melayangkan surat ke beberapa orang dan mulai besok kita periksa," ujarnya.

Koordinator Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng, Syukron Salam mendorong agar kejari tidak putus hanya sampai pada penetapan tersangka terhadap satu dari empat orang yang diamankan.

Dia mensinyalir masih banyak orang yang terlibat dalam kasus tersebut. "Kita mendukung kejari yang bergerak cepat dan langsung menetapkan tersangka. Tapi jangan hanya sampai sini, saya yakin masih ada yang lain," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Penampakan Aipda Robig, Tersangka Penembakan Gamma Ditahan di Rutan Semarang

4 tahun lalu

PT Semarang Perberat Putusan Pidana WNA Prancis Kasus Pemalsuan Dokumen, Ini Alasannya

9 tahun lalu

Kejari Semarang Sebut Windari Patok Tarif untuk Pengurusan Tanah

9 tahun lalu

Kasubsi Pemeliharaan Data BPN Semarang Dijebloskan ke Lapas Bulu

9 tahun lalu

Kejari Semarang Kembali Amankan 116 Amplop Berisi Uang Puluhan Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal