Airf pun mencoba alternatif mudik dengan memanfaatkan moda angkutan transportasi umum bus. Dia rela merogoh kocek sebesar Rp500.000 untuk membeli tiket. Namun moda transportasi tak sesuai harapan.
"Yang dipesan angkutan bus, yang datang mobil ELF. Saya nggak mau, akhirnya nggak jadi berangkat," katanya.
Dia kemudian mencoba menggunakan kendaraan pribadi. Namun ketika sampai di tol Cikarang malah diminta memutar ke kota awal pemberangkatan.
"Saya putus asa dan malah mau berantem di tol Cikarang karena disuruh balik," ujarnya.
Setelah usaha mudik gagal di tengah jalan, dia memutuskan untuk jalan kaki. Dia berangkat dari Cibubur pada 11 Mei 2020 usai salat Subuh. Bekal yang dibawa hanya dua tas yang terdiri dari tas gendong dan tas srempang serta sepatu yang dibungkus kresek. Dirinya memutuskan jalan kaki karena Tuhan memberikan dua kaki.
"Saya niatkan untuk pulang dengan berjalan kaki," katanya.
Pria yang mengaku berusia 38 tahun ini mengemukakan, selama berjalan kaki hanya mengenakan celana pendek serta kaos dan penutup wajah. Sedangkan untuk berjalan, dia lebih memilih mengenakan sandal jepit daripada sepatu.