SEMARANG, iNews.id – Masa pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat mahasiswa dan cititas akademika Unika SoegijapranataSemarang untuk terus berkreasi. Itu dibuktikan dengan pembuatan buku berisikan 600 surat.
Hebatnya, buku bertajuk 600 Surat untuk Indonesia itu ditulis 600 mahasiswa dan pelajar dari seluruh Indonesia. Hebatnya lagi, tulisan surat mereka dikumpulkan hanya dalam waktu 2 minggu. Menariknya, buku setebal 1.240 halaman ini tidak dicetak, melainkan dibagikan gratis dalam bentuk e-Book.
Irfan P Hura dari BEM Unika mengatakan bahwa awal pertama munculnya ide pembuatan buku ini merupakan kerinduan mahasiswa, BEM Unika, apa yang harus diberikan, ditinggalkan di masa pandemi.
Dari offline ke online, sehingga pola gerak mahasiswa semakin diperkecil. Hal itu mendorongnya untuk menjauh dari zona nyaman.
“Ide pertama mau buat 1000 buku untuk anak yatim dan kedua 1000 surat untuk Indonesia. Setuju dengan ide kedua, namun mengingat waktu yang singkat pada bulan Maret menurunkan 1000 jadi 500 surat.