Dalam berdakwah, Sya'roni adalah tokoh yang sangat unik. Misalnya menggunakan analogi sepakbola karena di masa mudanya gemar main sepakbola. Ganjar sangat ingat bagaimana suatu ketika didongengi kisah kehebatan tim sepakbola Brazil kala menjuarai Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
"Beliau hafal nama-nama sebelas pemainnya, dari kiper, penyerangnya Romario dan Bebeto sampai pelatihnya Mario Zagallo. Kalau bahasa beliau, Timnas Brazil saat itu individunya biasa tapi kekompakannya luar biasa, makanya menangan," ujarnya.
Dari cerita itu, Sya'rono berpesan jika Indonesia mampu menjaga kekompakan, persatuan, dan kesatuan maka tidak ada satu negara pun dapat mengalahkan.
"Itu yang selalu beliau tekankan, bahwa kekompakan adalah kunci keberhasilan. Persoalan lain gampang diatur, yang penting rakyat kompak, aman dan sejahtera. Tentu kita semua berduka dengan wafatnya beliau, dan mari kita doakan husnul khatimah," ucapnya.
KH Sya'roni Ahmadi merupakan kiai yang disegani di Kudus. Banyak tokoh nasional sowan ke rumahnya untuk mendapatkan berkah. KH Sya'roni Ahmadi juga dikenal sangat nasionalis. Beliau pernah ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan RI tahun 1949. Ia juga pernah ditangkap dan ditahan Belanda bersama sekitar 800 orang lainnya.
Saat ditangkap, KH Sya'roni bersama tahanan lain yang memiliki beragam agama, seperti Islam, Kristen, Budha dan lainnya, bersatu berjuang bersama-sama mempertahankan kedaulatan NKRI.