Lansia di Pekalongan Tak Lagi Dapat Bansos karena Terindikasi Judol, Padahal Tak Punya HP

iNews
Pasangan lansia di Pekalongan kehilangan bansos karena terindikasi judi online, meski buta huruf dan tak memiliki HP serta tercatat memiliki pinjaman Rp10 juta. (Foto: iNews).

Operator DTKS yang juga Kepala Dusun 3 Desa Kayugritan, Neli Setyoningsih, membenarkan Darmi tercatat sebagai penerima bansos dan masuk desil satu. 

Namun, data dalam sistem menunjukkan adanya indikasi aktivitas judi online yang membuat bantuan tersebut dinonaktifkan. "Beliau tidak tamat SD, baca dan tulis juga tidak bisa dengan ekonomi yang kurang mampu tidak mungkin beliau melakukan judi online," ujar Neli.

Pihak desa menduga terjadi penyalahgunaan data. Sebab, KTP Darmi disebut pernah dipinjam oleh seorang tetangga yang masih berusia muda pada akhir 2025.

"Kemarin itu sudah sempat kita klarifikasi ke pengurusnya bahwa memang betul itu uangnya dipinjam oleh orang tersebut," katanya.

Persoalan yang dihadapi pasangan lansia tersebut tidak berhenti pada terhentinya bansos. Nama Darmi juga tercatat memiliki dua pinjaman dengan total Rp10 juta.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Miris! Lansia Sebatang Kara di Jogja Masuk Desil 10, Dicoret Penerima Bansos

4 hari lalu

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Tega Aniaya Ibu Mertua

5 hari lalu

Ironi Tukang Becak di Kulonprogo Masuk Desil 9, Dicoret Bansos hingga Anak Batal Kuliah

6 hari lalu

Pedagang Bawang di Enrekang Dibunuh, Pelaku Rampas Rp60 Juta gegara Terlilit Utang

6 hari lalu

Perjuangan Polisi Jangkau Korban Gempa di Manggarai Timur, 5 Jam Lewati Jalan Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal