Minyak Goreng Curah di Pasar Tradisional Langka, Warga dan Pelaku UMKM Menjerit

Lurisa Lulu
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Suruh Kabupaten Semarang. (iNewsTV/Lurisa Lulu)

SEMARANG, iNews.id - Harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan dicabut pemerintah. Imbasnya, kelangkaan minyak goreng curah terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Semarang.

Para konsumen rumahan dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pun harus menjerit. Lantaran minyak goreng kemasan yang tersedia harganya selangit.

Berdasarkan pantauan, kelangkaan minyak goreng curah terjadi di pasar tradisional Suruh, Kabupaten Semarang, Selasa (22/3/2022).

Minyak yang kini tengah diburu para konsumen rumah dan pelaku usaha kecil menengah justru sulit didapat.

Minyak goreng curah yang biasa dibanderol Rp19.000 per liter menjadi sasaran para konsumen, lantaran harganya yang masih terjangkau.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

BRI Bangkitkan Ekonomi Perempuan dan Bawa Tenun Lurik Jangkau Pasar Lebih Luas

57 tahun lalu

Kredit Nol Persen Haguet Diluncurkan, 3.000 UMKM Kalteng Siap Naik Kelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal