"Ada yang mengira ingin digunakan untuk perayaan 17 Agustus 1945. Ada pula yang langsung suka dan ingin memfoto pola yang sudah saya bentuk," katanya.
Bedeng pertama berbentuk lingkaran itu berdiameter kurang lebih empat meter. Sebelum dicangkul, Agung Bakar terlebih dahulu membikin sketsa lingkaran.
Setelah terbentuk lingkaran mirip obat nyamuk, salah seorang pekerjanya tinggal mencangkul tanah sesuai pola yang dibentuk salah satu seniman Klaten tersebut.
Pembuatan bedeng berpola lingkaran mirip obat nyamuk itu menambah suasana asri di areal pertanian di desanya. Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat tanaman rimbun dan pohon randu alas berukuran raksasa sehingga menambah suasana asri di Desa Kranggan.
Pemandangan alam di lokasi tersebut dinilai sangat Instagramable. Di mata Agung Bakar, seorang petani pada dasarnya seorang seniman. Menurutnya, petani tak akan bisa membuat orang-orangan sawah tanpa memiliki jiwa seni.