Misteri Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus, Keluarga Ungkap Sejumlah Kejanggalan

iNews TV
Penyebab kematian Sutrimo, orang dekat mantan eks Jampidsus Febrie Adriansyah masih misterius. Keluarga di Banyumas berharap ada kejelasan. (Foto: iNews)

BANYUMAS, iNews.id – Tabir misteri kematian Sutrimo, kepala rumah tangga (karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah memicu tanda tanya besar. 

Pihak keluarga melalui kuasa hukumnya mempertanyakan keberadaan surat keterangan resmi penyebab kematian 
warga Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang hingga kini tak pernah mereka terima.

Kuasa Hukum Keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni mengungkapkan, ada sejumlah kejanggalan prosedural saat jenazah korban diantar kembali ke rumah duka di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon. Pihak pengantar jenazah hanya menyerahkan KTP milik Sutrimo dan uang santunan duka sebesar Rp20 juta.

Namun, dokumen medis resmi mengenai sebab kematian serta barang pribadi berupa telepon genggam (handphone) milik almarhum sama sekali tidak diserahkan kepada pihak keluarga.

"Keluarga mempertanyakan penyebab pasti kematian almarhum. Hingga saat ini keluarga tidak menerima surat resmi terkait penyebab kematian Sutrimo. Yang diterima hanya KTP dan uang santunan Rp20 juta saat jenazah tiba," ujar Aan Rohaeni, Senin (10/8/2026).

Aan menambahkan, pihak keluarga baru menyadari tidak adanya dokumen vital tersebut setelah suasana duka agak mereda. Saat jenazah diserahkan dahulu, pihak pengantar hanya menyampaikan informasi secara lisan bahwa Sutrimo meninggal dunia akibat sakit.

Guna mencari titik terang dan keadilan, tim kuasa hukum bersama keluarga berencana melayangkan surat ke pihak-pihak terkait untuk meminta salinan dokumen resmi penyebab kematian serta kejelasan pengembalian barang-barang pribadi korban.

Bagi keluarga korban, hal paling krusial saat ini adalah mendapatkan kepastian hukum yang transparan mengenai kronologi serta penyebab pasti wafatnya Sutrimo.

"Bagi keluarga yang terpenting saat ini adalah mendapatkan kepastian. Mereka ingin mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi, bagaimana rangkaian peristiwanya, serta apa yang menjadi penyebab pasti kematian Sutrimo," kata Aan.

Kasus Hukum Diambil Alih Polda Metro Jaya

Proses hukum kasus misteri kematian Sutrimo, orang dekat mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kini diambil alih oleh Polda Metro Jaya. Diketahui, terdapat laporan terkait kasus Sutrimo di Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
49 menit lalu

Polda Metro Pakai Pasal Pembunuhan Berencana di Kasus Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus

2 jam lalu

Polda Metro Tingkatkan Kasus Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus ke Penyidikan

1 hari lalu

Tragis! 3 Anak Tenggelam di Sungai Serayu Banyumas, 2 Orang Tewas 1 Selamat

3 hari lalu

Kemarau Panjang, Warga Banyumas Gali Kubangan di Pinggir Sungai untuk Dapatkan Air Bersih

14 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Banyumas, Cek Magnitudo dan Pusatnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal