ومن عصمة الله عز وجل لرسوله حفْظُه له من أهل مكة وصناديدها وحسادها ومُعَانديها إلى أن قال:ولما سم اليهود في ذراع تلك الشاة بخيبر، أعلمه الله به وحماه منه
“.....dan di antara bentuk penjagaan Allah ‘Azza wa Jalla kepada Rasul-Nya adalah penjagaan-Nya kepada beliau dari penduduk Makkah, para tokohnya, orang-orang yang hasad, orang-orang yang keras kepala dari mereka..........dan ketika seorang yahudi meracuni beliau di Khaibar dengan menaruh racun pada paha kambing, Allah memberitahukan beliau dan melindungi beliau dari racun tersebut.”
Syeikh Al Munawi dalam Kitab Faidhul Qodier Syarah Al Jaamiu'shshaghier juz 5 halaman 572 menjelaskan:
Perempuan Yahudi bernama Zainab binti al Harits mengatakan, "Jika engkau seorang Nabi, maka racun itu tidak akan membahayakan dirinya, tetapi jika ia hanya seorang raja, maka kami terbebas darinya".
Ketika racun itu tidak bereaksi dalam tubuh Nabi SAW, mereka menjadi takin akan kenabian Rasulullah SAW. Diriwayatkan perempuan Yahudi itu kemudian masuk Islam.
Wallahu A'lam Bishshowab.
(Sumber: Kisahmuslim, Pustaka Ilmu Sunni-Salafiyah (PISS KTB)