Partai Demokrat Kubu AHY Desak Moeldoko Minta Maaf dan Mundur dari Ketum versi KLB

Kiswondari
Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB, Moeldoko (Antara)

JAKARTA, iNews.id – Perseteruan Partai Demokrat di bawah kepemimpian Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Moeldoko terus bergulir. Kedua kubu  saling lapor ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat maupun ke Kepolisian. 

Kubu KLB Moeldoko juga masih mempersiapkan diri untuk mendaftarkan kepengurusan mereka di Kementerian Hukum dam HAM (Kemenkumham).

Respons keras datang dari Wakil Sekretaris Jenderal (Wadekjen) DPP Partai Demokrat, Irwan. Ia meminta kepada pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada Partai Demokrat kepemimpinan AHY sebagai kepengurusan yang sah karena hal itu adalah kewajiban negara dan pemerintah.

"PD meminta pemerintah melindungi keberadaan Partai Demokrat yang sah terdaftar di lembaran negara. Sebab untuk itulah sejatinya UU Partai Politik mewajibkan Partai Politik didaftarkan ke Menkumham. Tentu ini tidak mengurangi kewibawaan politik Presiden dan istana. Justru sebaliknya," kata Irwan, Minggu (14/3/2021).

Wakil Sekretaris Fraksi PD DPR RI ini mengatakan, Partai Demokrat juga telah memiliki kuasa hukum untuk melakukan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH), terhadap para pihak yang dianggap telah melakukan PMH dengan menyelenggarakan KLB ilegal di Deliserdang, Sumatera Utara.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
6 hari lalu

Sidang Kasus Daycare Little Aresha, 11 Pengasuh Menangis Minta Keringanan Hukuman

12 hari lalu

Geger! Pentolan AMPB Gelar Sumpah Pocong di Depan PN Pati, Ini Pemicunya

1 bulan lalu

Bripka Agus Sulaiman Pembunuh Mahasiswi UMM Divonis Mati, Ayah Korban Sujud Syukur

3 bulan lalu

Sidang Praperadilan Bripka YML, Kuasa Hukum Serahkan 22 Alat Bukti

3 bulan lalu

Tok! 19 Terdakwa Penjualan Bayi ke Singapura Dihukum 6 hingga 7 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal