Pemkab Batang Minta Ponpes Alminhaj Wonosegoro Ditutup, Buntut Kasus Pelecehan Seksual

Antara
Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat acara rapat koordinasi penanganan kasus asusila, Jumat (5/5/2023). Foto: ANTARA/Kutnadi.

BATANG, iNews.id Pemkab Batang mengusulkan Pondok Pesantren (Ponpes) Alminhaj Wonosegoro ditutup menyusul adanya kasus dugaan pelecehan seksual di tempat tersebut. Pengasuh ponpes berinisial W (45) diduga melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi penanganan kasus asusila yang dihadiri tokoh agama, dinas terkait, dan Kementerian Agama mengenai keberadaan Ponpes Alminhaj Wonosegoro pascakasus pelecehan seksual terhadap para santriwati.

"Hari ini kami mengadakan rakor penanganan dampak kasus asusila, khususnya di Ponpes Wonosegoro Kecamatan Bandar," kata Lani Dwi Rejeki, Jumat (5/5/2023). 

Ia mengatakan, saat ini tersangka sedang menjalani penyidikan oleh Polres Batang yang akan terus berlanjut hingga proses hukumnya.

Meski demikian, bagi para santri dan guru yang tidak bersalah sedang dicarikan solusi oleh pemkab karena ada kemungkinan pondok pesantren akan ditutup.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
5 hari lalu

Berkas Lengkap, Tersangka Anak Kasus Kebakaran Ponpes NTB Tewaskan Santri Segera Diadili

11 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

11 hari lalu

Buntut Ratusan Santri Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Kalitengah Ditutup

1 bulan lalu

Kasus Pelecehan Seksual, Pengacara Santriwati Minta Oknum Kiai di Pati Dihukum Kebiri

2 bulan lalu

Oknum ASN di Cianjur Cabuli Remaja, Modus Janjikan Lolos jadi Pegawai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal