Petani di Semarang 23 Tahun Tak Gunakan Pupuk Subsidi Pilih Pakai Organik, Ini Alasannya

Ahmad Antoni
Aktivitas petani menggunakan pupuk organik. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Ada, pemerintah ya mendukung selalu untuk beralih ke organik,  karena satu, alam ini sudah terlalu banyak rusak karena pupuk kimia sintetik yang di pakai, Pestisida kimia sintetik itu yang merusak alam, tanah tidak gembur lagi ya macem-macem lah, tetapi kan itu beberapa person yang paham tentang organik," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL), mengaku ingin para petani bisa menghasilkan pupuk organik secara mandiri yang kualitasnya bisa lebih baik dari pupuk anorganik saat ini.

“Hasil pertanian non pestisida itu kualitasnya lebih bagus dan pasarnya bisa lebih besar. Pupuk organik itu makin menguntungkan ke depan. Seharusnya petani memang bisa memproduksi sendiri,” jelas Mentan SYL.

Selanjutnya, kata SYL, para petani diberi pelatihan oleh para penyuluh pertanian untuk memproduksi pupuk secara baik. “Tinggal diajarkan bagaimana mengumpul kompos. Itu memang butuh keahlian dan itu peran penyuluh untuk mengajarkan,” tegasnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

13 hari lalu

Kebakaran Lahan di Pinggir Tol Pejagan-Pemalang, Pengendara Diimbau Waspada

13 hari lalu

Perempuan Korban Jambret di Semarang Melawan, 3 Pelaku Diamuk Warga hingga Motor Dibakar

13 hari lalu

Kecelakaan Beruntun Truk Tangki Tabrak 2 Kendaraan di Magelang, 6 Orang Dilarikan ke RS

20 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal