Sebab, usia pohon ini sudah tua, sehingga rawan roboh. Hingga saat ini, warga dibantu tim BPBD, Tagana dan Kepolisian, masih berusaha untuk mengevakuasi ranting dan batang pohon tumbang.
"Yang tertimpa itu rumah Pak Slamet dan Pak Buhari. Tapi korban jiwa dari rumah Pak Slamet," katanya.
Kedua korban disemayamkan di masjid dan akan dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. Pihak keluarga sudah ikhlas dengan kematian kedua korban yang dianggap sebagai musibah.