SEMARANG, iNews.id - Polda Jateng mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan pemilihan kepala daerah (pilkada ) di Jawa Tengah yang damai, aman dan bermanfaat.
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, untuk menciptakan pilkada damai dibutuhkan peran seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Karena itu, pihaknya mengajak para tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk berperan aktif dengan menyebarkan virus-virus kedamaian selama Pilkada Serentak 2018 berlangsung.
"Pilihan boleh beda, tapi jangan sampai membuat perpecahan. Kita memanjatkan doa bersama mudah-mudahan pilkada serentak berjalan dengan lancar, damai dan kondusif," kata Kapolda seusai doa bersama Pilkada Damai di Mapolda Jateng, Jumat (19/1/2018).
Doa bersama itu dihadiri sejumlah elemen masyarakat di antaranya ketua Ormas Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, FKUB, MUI Provinsi dan Kabupaten, ulama, anggota KPU dan Bawaslu serta anggota Polri/TNI. Doa bersama juga menghadirkan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) untuk memberikan tausiyah dan spirit serta memimpin doa.
Kapolda menambahkan, jajaran Polda Jateng akan memaksimalkan seluruh kekuatan untuk mengamankan Pilkada Serentak 2018 di Jateng yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Banyumas, Temanggung, Kudus dan Karangayar.
Kapolda menyebutkan, ada 21.000 lebih personel yang akan diterjunkan dibantu lebih dari 4.000 personel TNI dan 13.000 Linmas, serta tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).
"Saat ini masa pencocokan data, dan nanti akan ada masa penetapan calon serta masa kampanye. Saat masa kampaye kami akan memaksimalkan kekuatan, tidak hanya berjaga di kantor KPU namun disemua titik rawat termasuk tempat kampaye sampai keamanan yang melekat pada pasangan calon baik gubernur dan wakil gubernur maupun calon bupati dan wali kota," papar Condro.
Dalam tausiyahnya, Aa Gym mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama menjaga pilkada agar menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah dan membela kepentingan rakyat.
Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid itu juga berharap pelaksanaan Pilkada 2018 berjalan seperti peringatan hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus.