Polda Jateng Sebut Penyerangan Acara Doa di Solo Aksi Premanisme

Ahmad Antoni
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna memberikan keterangan pers di Mapolda Jateng, Selasa (11/8/2020). (Foto: iNews/Ahmad Antoni)

SEMARANG, iNews.id - Kepolisian daerah (Polda) Jawa Tengah menilai kelompok warga yang menyerang acara doa jelang pernikahan (Midodareni) di kawasan Mertodranan, Pasar Kliwon, Solo, Sabtu (8/8/2020) sore, merupakan aksi premanisme. Polda Jateng dibackup Mabes Polri mengambil langkah tegas untuk mengusut kasus penyerangan tersebut.

“Kita dari Polda Jateng didukung Mabes Polri khususnya Bareskrim sudah mengambil langkah-langkah hukum," ucap Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna di Mapolda Jateng, Selasa (11/8/2020).

"Kita tidak pandang bulu kepada siapapun yang melakukan, ini sudah premanisme karena sudah melakukan pengeroyokan hingga penganiayaan,” katanya lagi.

Iskandar menyampaikan, hingga saat ini pihaknya telah menangkap tiga orang pelaku penyerangan. Dua di antaranya telah memenuhi unsur pidana.

“Kita sudah melakukan penangkapan terhadap tiga orang yang diduga pelaku, dua orang sudah memenuhi unsur pidana dan ini akan kita proses hukum,” ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
4 jam lalu

Utang Rokok Berujung Penyerangan Kios di Kendari, 3 Orang Ditetapkan Tersangka

5 hari lalu

Gara-gara Utang Rokok, Sekelompok Pria Bersenjata Tajam Serang Warung di Kendari

12 hari lalu

Pengedar Narkoba di Temanggung Ditangkap, Barang Bukti 12 Paket Sabu dan Ganja

16 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

16 hari lalu

Gadis Mozza Hilang Setahun, Polda Jateng Ungkap Perkembangan Pencarian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal