Pelaku diketahui berhasil membawa kabur satu unit telepon genggam milik korban. Selain itu, sepeda motor korban yang ditinggalkan di rumah kos juga ikut dirampas oleh para pelaku.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke ke polisi untuk ditindaklanjuti.
Kapolsek Pedurungan Kompol Navy, menegaskan kedua pria yang melakukan aksi tersebut bukan anggota Polri. Hasil pengecekan internal menunjukkan pelaku merupakan penjahat yang menggunakan modus mengaku sebagai aparat penegak hukum untuk memperdaya korban.
"Kami tegaskan dan pastikan bahwa kedua pelaku tersebut bukanlah anggota intel kepolisian. Itu modus penipuan dan perampasan," ucapnya.
Polisi saat ini masih menyelidiki untuk mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku. Selain itu mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap orang yang mengaku sebagai anggota polisi, terutama jika datang tanpa identitas resmi.
Warga diminta tidak ragu meminta menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) apabila ada seseorang berpakaian preman yang mengaku sebagai aparat dan melakukan tindakan penegakan hukum.
Petugas berharap masyarakat segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila menemukan kejadian serupa guna mencegah munculnya korban lainnya.