PPDB Dinilai Rumit, Ganjar: Saya Tiap Hari Terima Aduan sampai Ditekan Pejabat

Kristadi
Antara
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Dok.iNews.id)

"Saya ini tiap hari menerima aduan, semua orang tua ingin anaknya ke sekolah negeri, tapi sistem ini tidak bisa. Pahit memang, saya sampai ditekan, ada pendukung, bahkan pejabat penting yang menekan saya. Saya tidak bisa," ujarnya.

Saat berada di Posko PPDB kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Ganjar sempat menemui beberapa orang tua siswa yang mengadu karena anaknya tidak bisa diterima di SMA Negeri 1 karena penerapan sistem zonasi.

Ganjar bahkan memberikan penjelasan dengan tenang dan menyatakan, jika tidak ada satu pun orang yang bisa menekan dirinya untuk meloloskan calon siswa masuk ke SMA tertentu.

Mereka mengungkapkan sebenarnya anaknya berprestasi dan jarak antara rumah tinggal dengan sekolahan tergolong dekat. Namun karena yang dihitung dalam aturan zonasi adalah domisili kantor kelurahan menjadikan anak-anak mereka tidak lolos.

Mendapat protes itu, Yudi berjanji akan mengevaluasi pelaksanaan PPDB online sistem zonasi murni karena selain banyak masyarakat yang belum paham, juga bvanyak sekolah negeri di daerah yang kekurangan murid.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Kecewa Anak Tak Lolos Zonasi, Warga Blokade Akses SMAN 1 Labuhan Ratu Lampung

1 bulan lalu

Seru! Siswa Baru SMP di Semarang Berebut Bangku Terdepan saat MPLS

1 bulan lalu

Gubernur Jateng Buka Suara soal Plt Bupati Sukoharjo usai Etik Suryani Jadi Tersangka KPK

2 bulan lalu

Demo di Semarang, Mahasiswa Blokade Jalan dan Ajak Pengendara Bunyikan Klakson

4 bulan lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal