Sambut Maulid Nabi Muhammad, Warga di Kendal Gelar Tradisi Weh-Wehan

Eddie Prayitno
Suasana Tradisi Weh-Wehan yang digelar masyarakat Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Foto: iNews/Eddie Prayitno.

“Tradisi ini hanya berkembang di wilayah Kaliwungu sejak puluhan tahun silam,” kata Kepala Desa  Nolokerto, Nur Fatoni, Senin (18/10/2021). 

Ulama di Kaliwungu memperingati kelahiran Nabi Muhammad dengan saling berbagi dan memberi makanan kepada sesama warga. Tradisi kemudian berkembang ke desa-desa lainnya di Kaliwungu, dan terus dilestarikan  hingga sekarang.

Warga Krajan Kulon Gunawan mengatakan, tradisi ini sudah mengakar di masyarakat Kaliwungu. Menurutnya, berbagi makanan sebagai bentuk kecintaan dan kebahagiaan menyambut kelahiran Nabi Muhammad. 

Dalam tradisi ini anak-anak yang paling menantikan. Sebab mereka akan mendapatkan banyak jajanan aneka macam. Bahkan anak-anak ini bersemangat berkeliling kampung membawa makanan untuk ditukarkan dengan makanan lainnya. 

Dalam tradisi ini, ada makanan khas Kaliwungu yang disebut sumpil. Makanan dari bahan beras dibungkus dengan daun bambu, keberadaannya yang paling dinanti karena hanya ada di tradisi ini saja.  

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Motor Tabrak Truk Tronton Parkir di Kendal, Pengendara Tewas Terjepit

57 tahun lalu

Motif Keji Pria Bunuh Pacar lalu Buang Mayat ke Selokan di Kendal, Kesal Ditagih Cincin

57 tahun lalu

Sadis! Pria di Kendal Bunuh Pacar lalu Buang Mayat ke Selokan

57 tahun lalu

Ratusan Warga Tunggulsari Kendal Demo di Kantor Bupati, Tolak Aktivitas Galian C

57 tahun lalu

Kebakaran Rumah dan Usaha Rental Mobil di Kendal, 8 Motor Hangus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal