Sektor Usaha Kolaps, Pengusaha di Salatiga Tetap Dukung PPKM Darurat

Angga Rosa
Petugas Kepolisian dan Dishub saat menutup Jalan Jenderal Sudirman guna mengurangi aktivitas masyarakat di jantung Kota Salatiga. (Foto/Ist)

Menurutnya, meski ada beberapa usaha yang masuk sektor esensial seperi kuliner tetap diizinkan buka, namun tetap terkena dampak dari meningkatnya kasus Covid-19 di Salatiga. Konsumen menurun drastis karena mereka tidak bisa makan sesuai dengan keinginan.

'Pelanggan kami juga banyak yang dari luar kota dan kebanyakan ingin makan di tempat. Namun selama PPKM kan tidak boleh makan di tempat," ujarnya.

Sementara itu, peningkatan kasus Covid-19 di Salatiga juga berdampak okupansi hotel. Marketing Commnication Grand Wahid Hotel Salatiga Dody Rummata mengatakan, selama PPKM ini tingkat hunian hotelnya antara 15 hingga 20  ersen dari jumlah kamar yang ada. Merosot jauh dari tingkat hunian sebelum ada lonjakan Covid-19, yaitu sekitar 60 persen.

Dia berharap dengan adanya PPKM benar-benar bisa memberikan hasil yang maksimal menekan penyebaran Covid-19 dan terkendali kembali agar dunia usaha membaik. 'Semakin cepat terkendali semakin baik, saya yakin semuanya berharap begitu," katanya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
17 hari lalu

Ban Selip, Truk Boks Terguling di Jalan Lingkar Selatan Salatiga

21 hari lalu

Kecelakaan Pemotor Berboncengan Tabrak Pohon di Salatiga, 1 Orang Tewas

1 bulan lalu

Kecelakaan di Tol Bawen–Salatiga, Innova Ringsek Hantam Belakang Truk

1 bulan lalu

Tawuran Maut Antargeng di Salatiga Gunakan Air Keras dan Sajam, 1 Orang Tewas 3 Luka

1 bulan lalu

Kecelakaan di Salatiga, Mahasiswi Berboncengan Motor Ditabrak Truk Tronton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal