Setelah Dipakai Mudik, Perlukah Sepeda Motor Ganti Oli?

Ary Wahyu Wibowo
Ilustrasi – Pengecekan oli sepeda motor setelah dipakai perjalanan jauh mudik Lebaran. Foto: Ist.

Menjawab pertanyaan tersebut, Senior Instruktur Astra Motor Jateng Oke Desiyanto mengatakan, untuk mengetahui perlu ganti oli atau tidak, harus melalui pengecekan motor terlebih dahulu. Pengecekan ini sebenarnya bisa dilakukan sendiri oleh bikers. 

Tipsnya, posisikan motor kondisi tegak kemudian buka dipstick oli, bersihkan dari oli yang menempel, kemudian masukkan kembali putar hingga menutup sempurna untuk mengambil permukaan ketinggian volume oli dalam mesin. Jika oli masih menempel hingga level garis maksimal, artinya kapasitas oli dalam kondisi aman. 

Berikutnya periksa warna dan kondisi oli, pastikan warna tidak hitam pekat dan tidak keruh, gunakan alas berwarna putih sebagai alas meneliti. Terakhir adalah periksa jarak tempuh motor apakah masih di dalam jarak tempuh siklus penggantian oli yang disarankan dalam buku pedoman pemilik. Bila ketiga hal tersebut di atas terpenuhi aman maka oli tidak perlu diganti. 

“Menjaga kesehatan mesin sangat dianjurkan karena mempengaruhi usia mesin. Penting bagi bikers memiliki mesin yang terawat, karena akan berpengaruh terhadap pengendalian serta menjaga kelancaran mesin mengirim tenaga yang dibutuhkan, serta suhu mesin yang terjaga,” kata Oke.  

Beberapa memilih untuk mengganti kembali oli mesin walaupun masih aman karena terdorong faktor psikologis, yaitu menambah rasa aman dan memanjakan kendaraan. Jika ditinjau dari sisi perawatan yang dianjurkan yaitu volume oli, kondisi oli dan jarak tempuh siklus penggantian oli masih dalam kondisi aman, maka mesin akan bekerja normal dan optimal.  

Siklus penggantian oli dengan durasi jarak tempuh masing–masing jenis motor dan tipe bisa berbeda. Contohnya Beat, Genio, Vario memiliki siklus setiap 4.000 kilometer. Sedangkan PCX dan ADV setiap 6.000 km. Sedang untuk tipe oli yang digunakan adalah Jaso MB untuk motor matik dan Jaso MA untuk kopling basah seperti motor Sport dan Bebek (Japan Automobile Standart Organization).  

Kekentalan Oli untuk motor matik, bebek dan sport menggunakan SAE 10W-30 (Society of Automotive Engineer). Sedangkan untuk motor sport terdapat pilihan lain menggunakan 20W-40. Standar klasifikasi kualitas oli yaitu API (american petrolium institute) untuk motor Honda dianjurkan mulai dari SL. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Tragis di Gowa, Pemotor Kritis Tabrakan dengan Mobil Sigra

57 tahun lalu

Buronan Begal Motor di Medan Ditangkap saat Belanja di Minimarket

57 tahun lalu

Detik-Detik Mengerikan Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Pasuruan Tewaskan 1 Orang

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun 2 Motor dan Truk di Pasuruan, 1 Tewas 3 Luka-Luka

57 tahun lalu

Pemotor di Makassar Cekcok di Jalan Berujung Penikaman, Pelaku Ditangkap Usai Buron 1 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal