Status Gunung Slamet Waspada dan Potensi Erupsi, Ini Rekomendasi PVMBG

Suryono Sukarno
Antara
Puncak Gunung Slamet tertutup kabut dilihat dari Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jateng. Saat ini, status Gunung Slamet naik menjadi Waspada. (Foto: iNews.id/Suryono)

Kemudian ada pula potensi erupsi freatik terjadi dengan ditandai uap air sedangkan erupsi magmatik ditandai dengan keluarnya magma. Erupsi magmatik, kata dia, dapat diinisiasi atau diawali dengan erupsi freatik.

"Untuk peletusan Gunung Slamet ini umumnya magmatik bisa juga dia diawali dengan freatik, tapi pada umumnya adalah magmatik dan gunung ini erupsi terakhir pada lima tahun yang lalu itu," kata dia.

Sementara itu, aktivitas masyarakat di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang yang berjarak sekitar 7 km dari puncak Gunung Slamet masih terlihat normal.

Kapolsek Pulosari, AKP Trisno mengatakan, jajarannya terus memantau dan selalu bekerja sama dengan PVMBG, serta pos pengamatan Gunung Slamet di Pulosari, Pemalang untuk mengetahui situasi gunung tersebut.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus 18 Kali dalam 6 Jam, BPBD Lumajang Siagakan Personel

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Kolom Abu Tebal Membubung Setinggi 400 Meter

57 tahun lalu

Gunung Ibu Erupsi Setinggi 500 Meter, Warga Diminta Jauhi Kawah

57 tahun lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Semburkan Abu 1.000 Meter, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Semeru Erupsi Muntahkan Abu Vulkanik 800 Meter, Waspadai Awan Panas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal