Akibat kejadian tersebut, kaca bus di bagian kiri dan kanan mengalami kerusakan. Polisi juga menemukan batu berukuran besar di dalam bus.
"Kerusakan terdapat di bagian kiri dan kanan yaitu kaca pecah dan ditemukan batu besar dalam bus," katanya.
Polisi kemudian menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat. Hasil penelusuran mengarah kepada BPA yang diketahui sedang menuju Jakarta hingga akhirnya ditangkap di gerbang tol.
"Dari CCTV kami dapat petunjuk yaitu BPA menuju ke Jakarta dan dilakukan penangkapan di gerbang tol," ucapnya.
Bintoro menyebut, penyidik menduga ada beberapa orang yang terlibat dalam aksi pelemparan tersebut. Namun, sejauh ini baru BPA yang berhasil diamankan, sedangkan dugaan keterlibatan pihak lain masih didalami.