"Dugaan sementara ada beberapa pelaku berdasarkan CCTV namun baru satu kami amankan," ujarnya.
Polisi menduga fanatisme terhadap klub sepak bola menjadi salah satu pemicu keributan. Bintoro juga menyebut pihaknya telah bertemu dengan koordinator lapangan suporter untuk mendalami keterkaitan BPA dengan insiden tersebut.
"Motif karena fanatik terhadap suporter bola. Dapat kami pastikan seperti itu (suporter Persija) karena saat diamankan kami sempat ketemu korlapnya," katanya.
Dalam penyelidikan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian, antara lain batu berukuran besar, minuman keras jenis arak Bali, dan beberapa potong pakaian. Penyidik masih mendalami kaitan barang-barang tersebut dengan dugaan perusakan bus.
Selain perusakan, polisi juga menangani laporan dugaan penganiayaan terhadap salah satu ofisial Persib U-18. Adapun laporan mengenai sejumlah koper rombongan Persib yang diduga hilang masih perlu diinventarisasi untuk memastikan jenis dan jumlah barang yang dilaporkan.
Polresta Batang masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Polisi mengimbau semua pihak tidak memperkeruh situasi dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.