Tangis Ibunda dr Aulia Risma Minta Keadilan, Ceritakan Kepedihan Ditinggal Anak dan Suami

Kristadi
Nusmatun Marinah ibunda almarhumah dr Aulia Risma Lestari menangis histeris menceritakan kepedihan ditinggal anak dan suami. (Foto: iNews/Kristadi)

Nuswatun mengaku mengirimkan uang setiap bulan selama almarhumah anaknya yang mengikuti PPDS di Undip Semarang. Dari pengakuan almarhumam, uang tersebut untuk keperluan senior hingga angkatannya.

Hingga bulan Agustus atau waktu dr Aulia meninggal, keluarga masih mengirimkan uang yang jika ditotal mencapai Rp225 juta. Namun keluarga tidak mengetahui secara pasti penggunaan uang tersebut.

Sementara Kuasa hukum keluarga dr Aulia, Misyal Achmad mengaku optimistis kasus ini akan terbuka lebar dan ada tersangka dari bukti-bukti perudungan hingga pemerasan yang telah diberikan ke polisi.

"Insya Allah tidak sampai 20 hari lagi akan ada tersangka terkait pemerasan. Kalau perundungan, pelapornya harus masih hidup. Ada tiga yang akan melapor namun butuh jaminan keamanan dari Kemenkes dan Kemendibud," katanya.

Di sisi lain, penyidik Ditreskrimum Polda Jateng masih terus mengumpulkan bukti dan saksi. Sampai saat ini 34 saksi telah diperiksa dan dimungkinkan akan bertambah.

Sebelumnya, mahasiswi PPDS Fakultas Kedokteran Undip Semarang meninggal dunia diduga bunuh diri di tempat kos Jalan Lempongsari, Kota Semarang. Korban yang ditemukan pada 12 Agustus 2024 diduga berkaitan dengan perundungan di tempatnya menempuh pendidikan.

Keluarga korban sudah melaporkan dugaan perundungan tersebut ke Polda Jateng pada 4 September 2024.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siswa SMP Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas di Sekolah, Sang Ibu Minta Keadilan

57 tahun lalu

Granat Nanas Ditemukan di Kebun Jagung Warga Tegal, Gegana Langsung Turun Tangan

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

Gadis 18 Tahun Dibegal di Kendal, Pelaku Ancam Pakai Golok Rampas HP dan Uang

57 tahun lalu

105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal