SEMARANG, iNews.id - Tawuran antarkelompok remaja di kawasan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, menewaskan seorang remaja berinisial FFK (16). Polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dan menyita enam senjata tajam jenis klewang, busur beserta anak panah, serta sejumlah barang bukti lainnya.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu (11/10/2026) dini hari di sekitar Rumah Sakit (RS) Banyumanik 2, Semarang. Polda Jateng bersama Polrestabes Semarang kini mengembangkan penyidikan untuk mengungkap peran masing-masing pihak, termasuk dugaan kepemilikan senjata tajam yang diduga disiapkan untuk tawuran.
Dirres PPA dan PPO Polda Jateng Kombes Pol Nunuk Setyowati menjelaskan, kejadian bermula ketika dua kelompok remaja, yakni kelompok IB dan kelompok GPU, diduga telah berjanji melakukan tawuran di kawasan Bundaran Jalan Perintis Kemerdekaan, Pudakpayung, Banyumanik.
Saat kelompok IB melintas di depan RS Banyumanik 2, mereka melihat kelompok GPU berada di sekitar gang rumah sakit. Kelompok IB kemudian memutar balik kendaraan dan menyerang kelompok GPU.
Dalam penyerangan tersebut, seorang remaja berinisial KPA (18) diduga membacok FFK (16) di bagian kepala hingga korban terjatuh di depan rumah sakit.