Tepergok Makan di Tempat, 7 ASN Dishub Jepara Terjaring Operasi Yustisi PPKM Darurat

Alip Sutarto
Sejumlah ASN Dishub Jepara menjalani swab test antigen setelah terjaring operasi yustisi PPKM darurat. (iNews/Alip Sutarto)

JEPARA, iNews.id – Tujuh aparatur sipil negara (ASN) Dinas Perhubungan Jepara terjaring razia yustisi dalam pelaksanaan PPKM darurat. Mereka tepergok saat tengah makan siang di rumah makan.

Selain mendapat peringatan, oknum ASN tersebut juga menjalani swab antigen di tempat. Mereka tertangkap tangan saat sedang makan siang di rumah makan di wilayah Kecamatan Kaliyamatan dan Krasak pada Kamis (8/7/) lalu.

Padahal dalam aturan PPKM darurat diberlakukan larangan makan di tempat rumah makan. Namun makanan yang dibeli diwajibkan untuk dibawa pulang. Hal ini bertujuan agar menghindari terjadinya kerumunan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara, Muh Ali mengatakan, tujuh ASN yang kedapatan makan di rumah makan langsung menjalani swab test antigen di tempat. Selain itu, peringatan juga telah diberikan melalui kepala dinas yang bersangkutan.    

“Kita serahkan kepada kepala dinas terkait. Kebetulan satu institusi satu OPD sama , peringatan kita berikan sesuai dengan OPD masing-masing,” kata Muh Ali, Selasa (13/7/2021).
 
Selama PPKM darurat, aparat gabungan rutin melakukan razia yustisi, termasuk di antaranya menyasar rumah makan. Dalam aturan PPKM darurat, waktu operasional rumah makan berlaku dari pagi hingga pukul 20.00 WIB dengan pelayanan pesanan wajib dibawa pulang.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Beredar Video Terakhir ASN Bangkalan sebelum Ditemukan Tewas, Bersama Pria Berkacamata

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Jepara, 2 Pemotor Tewas usai Hantam Truk Kontainer 

57 tahun lalu

Selidiki Kematian ASN dalam Mobil, Polisi Tunggu Hasil Labfor hingga Telusuri CCTV

57 tahun lalu

Misteri Kematian ASN dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda, Keluarga Ungkap Fakta Baru

57 tahun lalu

Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda, Sempat Video Call Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal