Vaksinasi Covid-19 di Rembang Lamban, Ini Penyebabnya

Musyafa
Seorang pegawai Kejaksaan Negeri Rembang menjalani screening awal sebelum vaksin Covid-19. (iNews/Musyafa)

REMBANG, iNews.id – Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, belum berjalan maksimal. Hal itu disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Kesehatan DKK Rembang, Sarwoko Mugiyono memaparkan data sasaran vaksin tenaga kesehatan 2.488 orang, suntikan pertama sebanyak 2.183 (87,74 persen) dan suntikan kedua 2.153 (86,54 persen).

Kemudian vaksinasi untuk petugas publik, dari total sasaran 39.232 orang, saat suntikan pertama baru menjangkau 8.609 orang (21,94 persen), suntikan kedua 2.971 orang (7,57 persen).

Selanjutnya vaksinasi untuk lansia, sasaran 62.544 orang, untuk suntikan pertama diikuti 8.624 orang (13,79  persen). Sedangkan suntikan kedua baru 51 orang (0,08 persen).

Padahal vaksinasi dianggap bekerja sempurna apabila selesai suntikan kedua. Menurutnya, jeda waktu antara suntikan pertama dan kedua, kalau dulu 14 hari. Kali ini ada perubahan 28 hari.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
10 hari lalu

Update Korban Keracunan MBG Sidoarjo Bertambah Jadi 666 Santri, 53 Masih Dirawat di RS

10 hari lalu

Kronologi Ratusan Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal Diduga Keracunan MBG

10 hari lalu

Ratusan Siswa SMAN 1 Lasem Diare Massal Diduga Keracunan MBG

11 hari lalu

Update Keracunan MBG di Sidoarjo: Korban Tembus 566 Orang, 88 Masih Dirawat

2 bulan lalu

Ramai Kabar 522 Pelajar Terpapar HIV/AIDS, Ini Penjelasan Dinkes Sidoarjo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal