Vaksinasi Covid-19 di Rembang Lamban, Ini Penyebabnya

Musyafa
Seorang pegawai Kejaksaan Negeri Rembang menjalani screening awal sebelum vaksin Covid-19. (iNews/Musyafa)

“Kalau dua kali itu, baru vaksinasi sempurna. Yang dinyatakan sudah vaksin ya yang sudah dua kali itu. Ternyata masih kurang cukup banyak, “kata Sarwoko, Kamis (8/4/2021)

Dia berharap masyarakat yang sudah disuntik pertama tetap datang lagi ke Puskesmas menjalani suntikan kedua. Mengingat suntikan pertama, sifatnya baru merangsang kekebalan sekira 30 persen. Setelah itu disempurnakan pada suntikan kedua.

Meski sudah dua kali vaksin, itu pun jangan sampai mengabaikan protokol kesehatan, semisal tidak lagi mengenakan masker.

“Kita yang sudah dua kali vaksin juga nggak boleh egois, soalnya belum semua warga divaksin, sehingga kekebalan komunitas belum terpenuhi, “ katanya.

Dinas Kesehatan sudah mencermati beragam kendala yang muncul di lapangan, kenapa program vaksinasi belum sesuai target. Faktor tertinggi ketakutan warga, kemudian karena sakit atau tidak memenuhi syarat divaksin, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan perubahan kebijakan dalam menentukan prioritas oleh pemangku kepentingan.

Pihaknya akan terus berupaya menggencarkan sosialisasi bahwa vaksinasi aman dan demi kepentingan bersama. “Kami akan terus meyakinkan masyarakat. Makanya ayo kita sukseskan bareng-bareng, “ ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Komisi IV DPRD Badung Dorong Pembangunan Puskesmas Desa di Badung Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal