Warga Banyumas Geruduk DPRD, Tuntut Penutupan Penambangan di Lereng Gunung Slamet

iNews
Warga Desa Baseh berdemonstrasi di kantor DPRD Banyumas, menuntut penutupan permanen penambangan di lereng Gunung Slamet, Selasa (9/12/2025) siang. (Foto: iNews). 

Koordinator aksi, Budi Ari Tartanto, menegaskan bahwa masyarakat tidak ingin menjadi korban bencana akibat kerusakan lingkungan.  

“Kita tidak mau mati konyol karena sudah banyak yang terjadi bahwa akibat tambang itu membuat bencana yang memakan korban jiwa. Kita sidah bulat apapun yang terjadi kita minta tambang tutup pemanen,” ujar Budi di lokasi.
 
Setelah berorasi hampir satu jam, perwakilan warga akhirnya diterima oleh sejumlah anggota dewan. Dalam pertemuan itu, mereka meminta DPRD Banyumas mendesak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah untuk segera menutup permanen penambangan di Desa Baseh. 

Warga juga mengancam, jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti, maka mereka akan menutup sendiri aktivitas penambangan di lereng Gunung Slamet.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
7 bulan lalu

Lumpur Bercampur Batu Meluncur Deras, Rumah Warga di Flores Timur Rusak

7 bulan lalu

Penampakan Kayu Gelondongan Menumpuk di Permukiman Warga Pidie Jaya Terbawa Banjir Bandang

21 hari lalu

Longsor di Lembah Anai Sumbar, Jalur Padang-Bukittinggi Putus Total

22 hari lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

23 hari lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal