Aniaya Pengurus Yayasan, Guru Madrasah di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Ashadi Iksan
Korban penganiayaan, Gus Shofi (kanan) menunjukkan bukti laporan di polisi. (Foto: Sindonews/Ashadi Iksan).

Atas tindakan tersebut, dia mengalami luka pada bagian tubuh, lalu dibagian kepala pelipis kiri terdapat luka lecet dan mengalami sakit di bagian kepala belakang. Sedangkan anak korban mendapat luka di bagian pelipis sebelah kiri. Mata anak berusia 2 tahun itu sempat lebam. 

Aksi kekerasan diduga kuat karena KA tak terima karena korban menghentikan tugas Mohammad Said sebagai Kepala Sekolah. Padahal keputusan itu atas dasar mufakat pengurus yayasan karena Said dinilai tidak pernah melaksanakan tugas. 

"Penghentian sebagai Kepala Sekolah karena berdasarkan keputusan yayasan. Kepala sekolah dipecat karena tidak pernah melakukan tugas yayasan," katanya. 

Selain melakukan penganiayaan, KA juga diduga melakukan perusakan mobil milik korban. Aksi koboi itu sempat terekam CCTV. Dalam kamera pemantau itu, KA yang menggunakan sarung dan kopyah menaiki mobil putih bagian depan sampil marah-marah. 

Sementara itu Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti mengatakan sudah mendapatkan laporan terkait kasus penganiayaan yang dimaksud. Dalam hal ini pihaknya masih belum menentukan terlapor sebagai tersangka. Sebab perlu membutuhkan kajian yang lebih dalam. 

"Saat ini prosesnya baru memeriksa 6 orang saksi dan akan memanggil terduga pelaku. Kami sudah mengantongi bukti visum pelapor dan juga meminta rekaman CCTV di lokasi kejadian," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Tak Terima Diatur, Sopir dan Kernet Truk Hajar Supeltas Pakai Besi di Sidoarjo

8 hari lalu

Berkas Lengkap, Taufik Hidayat Tersangka Penganiayaan YTR Segera Diadili

13 hari lalu

Pria di Magetan Diduga Aniaya Istri, Cemburu hingga Tuduh Selingkuh dengan Tetangga

16 hari lalu

Mengerikan! Polisi Ungkap Cara Brutal ART di Batam Aniaya Majikan hingga Tewas

17 hari lalu

Viral! Pria di Bandung Bawa Benda Mirip Pistol dan Tendang Pemotor Perempuan yang Terjatuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal