Banyak Kejanggalan, Kejati Jatim Pastikan Ada Tersangka dalam Kasus YKP

Ihya Ulumuddin
Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan saat memberikan keterangan kepada awak media terkait kelanjutan kasus YKP. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur memastikan akan ada tersangka dalam kasus dugaan korupsi Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya

Kejati menyebut, ada kerugian negara dalam jumlah besar atas  pengelolaan asat milik Pemkot Surabaya itu.  

"Insyaallah lah.  Nanti, pasti ada (tersangka). Tunggulah. YKP ini kasus yang luar biasa. Melibatkan banyak pengurus. Asetnya juga banyak," kata Aspidsus Kejati Jatim, Didik Farkhan, Senin (24/6/2019). 

Kepastian ada calon tersangka dalam kasus itu disampaikan karena penyidik Kejati Jatim menemukan banyak kejanggalan dalam pengelolaan aset tersebut. Kejanggalan tersebut antara lain pergantian pengurus yang mendadak dan di luar ketentuan, serta tidak adanya setoran (deviden) kepada Pemkot Surabaya.  

"Pengurus YKP ini mestinya ex officio ketua fraksi. Namun, tanpa sebab jelas, (kepengurusan) ini berganti kepada Pak Menthik (Direktur PT YeKaPe) saat ini. Jadi memang ada kejanggalan di kepengurusan terakhir itu," katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kejati Jatim Lelang Bus Kasus Korupsi hingga Mobil Mewah di Mojokerto, Ini Syaratnya

9 hari lalu

Massa PSHT Kepung Polrestabes Surabaya, Desak Seluruh Debt Collector Ditangkap!

13 hari lalu

Update Kasus Korupsi Kebun Binatang Surabaya. Kejati Jatim Bidik Tersangka Baru

16 hari lalu

Demo di Kejati Jatim Ricuh, Massa Kejar Provokator dan Bakar Foto Febrie Adriansyah

19 hari lalu

Kecelakaan di Jalan Ahmad Yani Surabaya, 2 Truk Tabrakan hingga Ringsek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal