Bukan Gempa atau Erupsi, Ini Penyebab Runtuhnya Situs Srigading di Malang

Avirista Midaada
Situs Srigading, Bangunan candi era Mataram Kuno di masa Mpu Sindok (Foto: MPI/Avirista Midaada).

Faktor berikutnya yang menyebabkan, dugaan runtuhan karena adanya batu besar atau akar pohon yang menyebabkan bebatuan candi runtuh. Hal ini tampak karena ada banyak retakan arah vertikal, yang disebabkan adanya beban dari atas. 

"Kalau secara mekanik, itu karena ada beban dari atas, sehingga pecah seperti itu. Saya tidak tahu apakah dulu ada batu besar atau ada pohon. Kemungkinan pohon bisa, yang menyebabkan pecah," tuturnya. 

Bebatuan lapuk karena terendam air juga menjadi penyebab dugaan runtuhnya candi. Kondisi bebatuan batu bata yang lapuk ditambah terendam air terus menerus maka hal itu disebut bisa mengubah konstruksi. 

"Bata itu mengalami lapuk, khususnya bagian bawah, kalau dia terendam air secara terus menerus, dia berubah. Jadi dulu awalnya tanah, kemudian dipanaskan menjadi batu bata, kalau dibiarkan lagi akan menjadi tanah, pelapukan," tuturnya. 

"Tadi yang saya maksud, bata yang terendam tadi itu menjadi lapuk dan lebih rapuh dibanding yang di atas. Ini tidak rata, ada yang turun. Lebih ke struktur. Musim hujan ini basah, itu menyebabkan lapuk. Mempercepat pelapukan dan merapuhkan bata (sehingga runtuh)," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Pulau Sebesi, Nelayan Kembali ke Darat

8 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Beruntun 6 Kali Pagi Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.200 Meter

8 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Beruntun Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 800 Meter

9 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi Siang Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 500 Meter

14 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Vulkanik Membubung 800 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal