Bukan Gempa atau Erupsi, Ini Penyebab Runtuhnya Situs Srigading di Malang

Avirista Midaada
Situs Srigading, Bangunan candi era Mataram Kuno di masa Mpu Sindok (Foto: MPI/Avirista Midaada).

"Jadi ada bahan padas, batu padas. Kalau andesit ada kristalnya bagus kuat. Tapi kalau padas, ada batuan lain di batu tersebut. Padas itu ada yang breksi, patungnya ada benjolan batu, seperti cor, tapi itu dari alam," kata dosen geofisika ITS Surabaya ini. 

Pihaknya menambahkan, dari hasil observasi di sekitar candi ditemukan fakta tidak ada bukti candi ini rusak akibat letusan gunung berapi. Namun bila dimungkinkan terjadi karena gempa, fakta itu juga ditampiknya, pasalnya secara konstruksi bangunan candi ini lebih tebal. 

"Kalau gempa itu banyak gempa di Malang selatan. Untuk gempa harus lihat daftar. Kalau gempa tidak hanya ini, tapi banyak, yang terpengaruh lebih banyak. Untuk bangunan sederhana, memang mudah runtuh, tapi ini lebih tebal. Tidak ada bukti terlihat akibat letusan gunung," katanya. 

Pakar geologi ini justru menyatakan, ada tiga faktor pelapukan bebatuan, karena alam menjadi penyebab candi di Situs Srigading ini runtuh. Hal ini didapati usai melakukan penelusuran di lokasi candi yang berada di Dusun Manggis, Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang ini. 

"Kalau kita melihat keliling, di tempat banyak yang runtuh, lebih tidak stabil dibandingkan di sekitarnya. Jadi bata di bagian bawah sudah pecah. Ada yang bagian batanya tidak ada (rusak) sehingga bangunan melengkung," ujarnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi 11 Kali, Kolom Abu 1.000 Meter

7 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Meletus Jumat Pagi, Warga Diminta Waspada

9 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 5 Km

12 hari lalu

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Siang Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.500 Meter

16 hari lalu

Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Muntahkan Abu Vulkanik 1.000 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal