Cuaca Ekstrem Paksa Petani Padi di Magetan Panen Lebih Awal

Antara
Tanaman padi ambruk di Magetan, Jawa Timur. (Foto: Antara)

Supriyanto mengaku produksi panen padi miliknya menurun 10 hingga 20 persen. Hal itu karena sebagian sudah rusak akibat roboh dan terendam air.

Padi yang sudah ambruk biasanya bulirnya banyak yang pecah serta berwarna hitam sehingga kurang laku di pasaran.

Tanaman padi yang rusak akibat cuaca ekstrem juga terjadi di Kecamatan Kartoharjo, Magetan. Alhasil, hasil panen petani di sini juga menurun.

Dari data BMKG, curah hujan yang tinggi masih akan terjadi hingga Maret 2020 seiring masuknya puncak musim hujan. Kondisi tersebut berpontensi menyebabkan banjir yang menggenangi area pertanian, jalan, dan permukiman.

Warga diimbau untuk waspada dan mengantisipasi bencana alam yang rawan ditimbulkan akibat cuaca buruk tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jombang Geger, Mayat Pria Ditemukan di Area Persawahan Dusun Semanding

57 tahun lalu

Puting Beliung Rusak Sekolah dan Rumah Warga di Bengkalis, Siswa Diliburkan

57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Angin Kencang Terjang Pidie Jaya, Belasan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal