Cuaca Ekstrem Paksa Petani Padi di Magetan Panen Lebih Awal

Antara
Tanaman padi ambruk di Magetan, Jawa Timur. (Foto: Antara)

Supriyanto mengaku produksi panen padi miliknya menurun 10 hingga 20 persen. Hal itu karena sebagian sudah rusak akibat roboh dan terendam air.

Padi yang sudah ambruk biasanya bulirnya banyak yang pecah serta berwarna hitam sehingga kurang laku di pasaran.

Tanaman padi yang rusak akibat cuaca ekstrem juga terjadi di Kecamatan Kartoharjo, Magetan. Alhasil, hasil panen petani di sini juga menurun.

Dari data BMKG, curah hujan yang tinggi masih akan terjadi hingga Maret 2020 seiring masuknya puncak musim hujan. Kondisi tersebut berpontensi menyebabkan banjir yang menggenangi area pertanian, jalan, dan permukiman.

Warga diimbau untuk waspada dan mengantisipasi bencana alam yang rawan ditimbulkan akibat cuaca buruk tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
8 hari lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

8 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

11 hari lalu

Tragis! Petani di Malang Tewas Terjebak Api saat Padamkan Kebakaran Lahan Tebu

2 bulan lalu

Tragis! Petani di Lamongan Tewas Dipukul Tetangga gegara Dituduh Isu Santet

2 bulan lalu

Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperpanjang 3 Hari, Pencarian Terkendala Cuaca Ekstrem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal