Cuaca Ekstrem Paksa Petani Padi di Magetan Panen Lebih Awal

Antara
Tanaman padi ambruk di Magetan, Jawa Timur. (Foto: Antara)

MAGETAN, iNews.id - Cuaca ekstrem memaksa petani di Magetan, Jawa Timur (Jatim) memanen padi lebih awal. Tanaman padi banyak yang roboh dan terendam air akibat curah hujan tinggi dan angin kencang.

Seperti petani padi di Desa Pojoksari, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Mereka memanen dini untuk meminimalisir kerugian.

Salah satu petani, Supriyanto mengatakan, jika tidak segera dipanen maka tanaman padinya yang sudah roboh tertiup angin akan membusuk terendam air.

"Ini sudah banyak yang roboh kena angin. Jadi kalau tidak cepat dipanen, gabahnya itu busuk karena banyak yang terkena tanah dan air akibat cuaca buruk," katanya, Selasa (25/2/2020).

Tanaman padi normalnya dapat dipanen pada usia 90-100 hari. Namun saat ini tanaman padi baru berusia 70-80 hari dari masa tanam.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
16 jam lalu

Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor, 800 Personel Gabungan Disiagakan di Malang

6 hari lalu

31 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras, Warga Terdampak Diminta Mengungsi

6 hari lalu

Angin Kencang Terjang Gianyar Bali, Garasi Ambruk Timpa Mobil dan 2 Motor

8 hari lalu

Dapur MBG dan 4 Rumah Warga di Cianjur Rusak Diterjang Puting Beliung

10 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal