Dijanjikan Bekerja di Australia, 32 Warga Jombang Malah Tertipu hingga Rp1,3 Miliar 

Mukhtar Bagus
Paspor yang dibuat terduga pelaku untuk mengelabui para korban. (Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus).

"Tapi setelah kami cek ke pihak Imigrasi dan kantor maskapai yang tertera, visa dan tiket tersebut ternyata palsu," katanya, Senin (2/1/2023). 
 
Kacung mengaku mengaku sudah berkali-kali meminta agar uangnya dikembalikan. Namun hingga 6 bulan berlalu, pelaku tak kunjung mengembalikan uang mereka. 

Sementara itu, korban lainnya Muhamad Taufiqi mengatakan, dugaan penipuan itu sudad dilaporkan ke polisi sejak awal bulan Desember lalu. Namun, hingga kini belum ada tindaklanjut. 

"Sampai sekarang, kami juga mendapatkan surat panggilan untuk diperiksa oleh pihak kepolisian," ujarnya. 

Taufiqi juga mengaku kebingungan. Sebab, terduga pelaku IS menghilang. Bahkan rumahnya juga tertutup rapat. Menurut warga sejak sering dicari para korban, IS selalu menutup rumahnya dan selalu beralasan sedang bepergian keluar kota. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Semifinal Piala AFF U-19: Indonesia Gagal ke Final gegara Keputusan VAR!

57 tahun lalu

Calo Polisi dan PNS Tipu Korban Rp600 Juta di Sampang Ditangkap, Modus Punya Orang Dalam

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban

57 tahun lalu

Polda Riau Bongkar Jual Beli Situs Bank Palsu, Korban Rugi hingga Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal