Diperiksa KPK, Wabup Lumajang Dicecar Soal Alur Mekanisme Bantuan Hibah

Antara
Wabup Lumajang Indah Amperawati dicecar tim penyidik KPK terkait alur mekanisme bantuan hibah pada 2014 lalu. (Foto: Lumajangkab.go.id)

LUMAJANG, iNews.id - Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan suap pengalokasian anggaran bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur periode 2014-2018, Rabu (23/11/2022). Dalam pemeriksaan itu, dia menjelaskan alur mekanisme bantuan hibah yang diterima Kabupaten Lumajang pada 2014.

"KPK memanggil empat saksi, salah satunya saya untuk dimintai keterangan di Polresta Malang pada Rabu (23/11/2022)," katanya saat dihubungi, Rabu (23/11/2022).

Pemeriksaan terhada Indah dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jatim periode 2014-2016 sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jatim periode 2017-2018 Budi Setiawan (BS).

"Saat itu saya menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lumajang," katanya.

Ia mengatakan, ada sekitar 15 pertanyaan yang diajukan kepada kepadanya dalam waktu sekitar dua jam. Namun hanya empat pertanyaan yang substansi terkait mekanisme bantuan hibah pada 2014.

Ia menjelaskan pihak Bappeda Jatim saat itu memberitahu agar Kabupaten Lumajang mengajukan proposal untuk bantuan keuangan khusus, kemudian hal tersebut dilaporkan Bupati Lumajang.

"Dana hibah yang diterima Pemkab Lumajang saat itu sekitar Rp5 miliar dan dialokasikan untuk mendukung sarana pembangunan jalan lintas selatan (JLS), jalan rusak, dan akses menuju wisata," katanya.

Menurutnya, pihak Bappeda Pemkab Lumajang mengajukan permohonan bantuan dana tersebut sudah sesuai dengan prosedur dan pihaknya hanya mengusulkan saja.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
14 hari lalu

Geledah Rektorat Unsoed, KPK Sita Barang dan Dokumen 

16 hari lalu

6 Tersangka Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed Ditahan, Ini Nama-namanya

17 hari lalu

Usai Diperiksa KPK di Banyumas 5 Orang Dibawa ke Jakarta, Pejabat Unsoed hingga Pengusaha

17 hari lalu

Sertijab Wakapolresta Batang, AKBP Herie Purwanto Gantikan Kompol Indra Hartono

1 bulan lalu

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Kena OTT KPK, Pemkab Pastikan Pelayanan Tetap Normal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal