Ditutup sejak 2014, Begini Dolly Bergerak Pertemukan PSK dan Pria Hidung Belang

Lukman Hakim
Lokalisasi Dolly di Surabaya belum mati. (Foto: Ist)

"Kalau ada tamu tinggal kasih fotonya saja, kalau sudah cocok langsung jadi," kata LD. 

LD juga mengatakan, saat ini muncikari bekerja di jalan-jalan di wilayah Dolly dan di sepanjang Jalan Girilaya. Sebab, di bekas lokalisasi ini tidak ada lagi wisma seperti dulu. Mereka yang akan bertransaksi dengan pria hidung belang yang mencari PSK.

"Kalau ada mas-mas atau bapak-bapak berdiri di situ, biasanya cari tamu," kata LD. 

Aktivitas prostitusi di Dolly juga hanya berlangsung malam hari. Biasanya aktivitas dimulai pukul 19.00 WIB. Para muncikari mulai mencari tamu untuk dihubungkan dengan para PSK. 

Noor Arief Prasetyo yang juga pengurus Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (IKA Stikosa-AWS) sebelumnya di awal podcast mengatakan, lokalisasi dan prostitusi di Dolly adalah ruh dan tubuh. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
13 jam lalu

2 Suami di Surabaya Jual Istri Lewat Media Sosial, Motif Fantasi dan Ekonomi

1 hari lalu

Nenek Penjual Rujak Cingur di Surabaya Dirampok, 2 Kalung Emas  Raib

7 hari lalu

Polisi Ungkap Dugaan Penyelewengan 1.140 Liter Solar Subsidi untuk Dijual ke Banjarmasin

14 hari lalu

Truk Bermuatan Setengah Ton Es Kristal Tercebur ke Sungai di Surabaya

22 hari lalu

Usai Penggerebekan Narkoba, 19 Rumah di Saritem Bandung Diduga Masih Jadi Lokasi Prostitusi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal