"Kalau ada tamu tinggal kasih fotonya saja, kalau sudah cocok langsung jadi," kata LD.
LD juga mengatakan, saat ini muncikari bekerja di jalan-jalan di wilayah Dolly dan di sepanjang Jalan Girilaya. Sebab, di bekas lokalisasi ini tidak ada lagi wisma seperti dulu. Mereka yang akan bertransaksi dengan pria hidung belang yang mencari PSK.
"Kalau ada mas-mas atau bapak-bapak berdiri di situ, biasanya cari tamu," kata LD.
Aktivitas prostitusi di Dolly juga hanya berlangsung malam hari. Biasanya aktivitas dimulai pukul 19.00 WIB. Para muncikari mulai mencari tamu untuk dihubungkan dengan para PSK.
Noor Arief Prasetyo yang juga pengurus Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (IKA Stikosa-AWS) sebelumnya di awal podcast mengatakan, lokalisasi dan prostitusi di Dolly adalah ruh dan tubuh.