Dugaan Korupsi YKP, Kejati Periksa Mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH Hari Ini

Ihya Ulumuddin
Ilustrasi korupsi. (Foto: Okezone)

SURABAYA, iNews.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) bergerak cepat mengusut dugaan korupsi Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya. Setelah memeriksa sejumlah pengurus, korps Adhiyaksa ini akan memanggil mantan wali kota Surabaya Bambang DH hari ini, Selasa (25/6/2019).

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Didik Farkan mengatakan, Bambang DH akan dimintai keterangan untuk memperkuat pembuktian Kejati dalam mengusut dugaan korupsi ini. “Pak Bambang hanya saksi. Sebab, saat jadi wali kota, beliau juga ada usaha-usaha untuk menyelamatkan aset,” kata Didik, Senin (24/6/2019).

Menurut Didik, keterangan Bambang DH ini penting karena merupakan wali kota pengganti Soenarto Sumoprawiro yang memimpin Surabaya, saat proses peralihan YKP dari yayasan ke PT. “Beliau sebagai wali kota dulu pengganti dari Pak Sunarta. Minimal pasti banyak pengetahuannya tentang kasus ini,” katanya.


Berdasarkan dokumen, YKP dibentuk oleh Pemkot Surabaya tahun 1951. Seluruh modal dan aset awal berupa tanah sebanyak 3.048 persil tanah atau surat ijo berasal dari Pemkot. Tahun 1971 juga ada suntikan modal Rp15 juta dari Pemkot Surabaya.

Bukti YKP merupakan milik Pemkot Surabaya. Terbukti sejak berdiri, Ketua YKP selalu dijabat rangkap oleh wali kota Surabaya. Hingga tahun 1999, YKP dijabat Wali Kota Soenarto Sumoprawiro.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
4 hari lalu

Janjikan Loker di Pemkot Surabaya Minta Rp20 Juta, 2 Pegawai Non-ASN Dipecat

12 hari lalu

Kejati Jatim Lelang Bus Kasus Korupsi hingga Mobil Mewah di Mojokerto, Ini Syaratnya

16 hari lalu

Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara terkait Kasus Jatah Preman

17 hari lalu

Eks Ketua DPRD Mamuju Ditahan terkait Korupsi Anggaran Makan Minum Rp795 Juta

19 hari lalu

Update Kasus Korupsi Kebun Binatang Surabaya. Kejati Jatim Bidik Tersangka Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal