Duh, Kakek Berstatus PDP di Probolinggo Ngamuk Tidak Mau Diisolasi di RS

Hana Purwadi
Dua petugas RSUD Tongas Kabupaten Probolinggo berusaha menahan pintu agar pasien tidak keluar ruang isolasi. (Foto: iNews/Hana Purwadi)

Anang menduga, tindakan pasien ini didasari karena tekanan ekonomi. Sehari-hari, pasien bekerja sebagai pembuat batu bata. Lantaran tuntutan ekonomi, ditambah pasien merasa sehat, dia memaksa untuk pulang.

“Beberapa kali pasien minta pulang, tapi kami larang sesuai protokol, malah menimbulkan depresi sendiri. Kami kaji semakin membahayakan, maka diizinkan pulang dengan pengawasan,” katanya.

Kini pasien tersebut menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan berada dalam patauan ketat tim medis puskesmas.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
12 hari lalu

Viral Kakek di Lebak Ikat Perut Pakai Tali demi Tahan Lapar saat Jualan Kangkung

13 hari lalu

Bejat! Kakek di Gowa Perkosa Keponakan Disabilitas hingga Hamil

20 hari lalu

Ngeri! Kakek di Malang Tewas Terlindas KA Arjuno Ekspres usai Rebahan di Rel

23 hari lalu

Dramatis! Kakek di Purbalingga Tewas di Atas Pohon Kelapa Setinggi 15 Meter

2 bulan lalu

Kekeringan di Bondowoso, Polisi Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga Bersama BPBD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal